Self Awareness : Pengertian, Ciri-ciri, Manfaat dan Cara Membangunnya

Self Awareness : Pengertian, Ciri-ciri, Manfaat dan Cara Membangunnya

 

Dewasa ini, banyaknya disrupsi teknologi dan hal-hal yang mendistraksi diri dapat berpengaruh terhadap kemampuan kita dalam mengenali diri sendiri. Padahal kemampuan mengenal dan memahami diri sendiriadalah salah satu kunci dalam mengatur diri, mengenal orang lain, dan memperoleh kebahagiaan dalam kehidupan. Hal tersebut dapat kamu peroleh salah satunya dengan memahami konsep Self Awareness. 

Apa itu Self Awareness? 

Secara bahasa, arti self awareness adalah kesadaran diri. Yang dimaksud dengan kesadaran diri adalah kemampuan individu dalam mengenali dan memahami diri sendiri secara menyeluruh, mulai dari memahami sifat, watak, perasaan, emosi, cara pandang, pikiran, dan cara beradaptasi dengan lingkungannya. Self awareness juga berarti kemampuan melihat diri secara objektif dengan melakukan refleksi dan introspeksi. Dengan demikian, individu dapat memikirkan perilaku dan gaya hidup yang dilakukan sebagai suatu kenyataan. 

Untuk mendalami pemahaman kita mengenai self awareness, terdapat beberapa pengertian kesadaran diri menurut para ahli. Menurut Listyowati (2008) self awareness adalah kondisi ketika seseorang dapat memahami dirinya dengan sebaik-baiknya dengan kesadaran terhadap pikiran, evaluasi diri, dan perasaan. Hal serupa juga dinyatakan oleh Oden, Miner-Holden, dan Balkin (2009). Selain itu, Yuliasari (2020) menjelaskan bahwa self awareness  memiliki tiga aspek, yakni kesadaran diri emosional dalam mengenali perasaan diri, penilaian diri, dan kepercayaan diri. 

Ciri-ciri Self Awareness 

Kita dapat mengetahui individu yang memiliki self awareness melalui beberapa ciri dan indikator sebagai berikut: 

Individu yang memiliki self awareness akan mampu mengenali dan memahami perasaan dan perilaku diri sendiri. Ia akan mengenali perasaan yang sedang dirasakannya, mengapa perasaan itu muncul, perilaku apa yang dilakukan, serta dampaknya pada orang lain. Setiap hal yang mereka lakukan adalah cerminan dan gambaran diri yang dapat dipertanggungjawabkan oleh dirinya sendiri. Dengan self awareness tersebut ia kemudian dapat mengambil keputusan dengan baik, menyusun tujuan hidup dan karir mereka di masa depan sesuai dengan minat serta bakat yang mereka miliki. 
Dapat mengenali kelebihan dan kekurangan diri sebagai suatu indikator bahwa seseorang telah mengetahui dan mengenali dirinya sendiri. 
Memiliki kemampuan untuk bersikap mandiri. Dalam artian, self awareness mendorong individu untuk melakukan sesuatu berdasarkan keyakinan dan motivasi dirinya. 
mampu mengungkapkan pikiran, perasaan, keyakinan, dan pendapat dengan baik karena mempunyai keberanian serta kesadaran untuk mengungkapkan nilai diri dan nilai yang mereka yakini. 
Mampu merefleksi diri berdasarkan pengalaman dan masukan dari orang lain. Mau mendengarkan dan mudah menerima kritik dan saran yang disampaikan kepadanya. 
Mampu mengontrol diri sendiri terhadap stimulus yang diterima sehingga lebih sadar tentang hal baik dan buruk yang terjadi pada diri mereka. Hal ini juga berarti bahwa self awareness yang baik juga dapat memahami kepentingan dirinya dan kepentingan orang lain dengan baik, sehingga dapat mengelolanya dengan bijak. 
Memiliki kemampuan interpersonal yang lebih baik sehingga dapat dengan mudah membangun relasi dengan orang lain. 

Manfaat Self Awareness 

Dengan adanya self awareness maka ada banyak manfaat yang dapat diperoleh oleh diri kita terutama dalam mengelola diri, diantaranya: 

Tenang dalam Menghadapi Berbagai Hal 

Dengan memiliki self awareness, kita mampu menenangkan pikiran, sistem saraf, dan juga meredakan stres. Hal ini dapat membantu kita untuk tetap fokus dengan diri sendiri dan tenang ketika menghadapi suatu permasalahan. Dengan self awareness kita dapat membebaskan diri dari asumsi dan bias. 

Mindfulness 

Mindfulness merupakan bentuk perhatian terhadap kondisi yang sedang dihadapi saat ini secara sadar. Self awareness dapat membantu kita untuk mindfulness sehingga kita akan lebih bisa memaknai hidup dan lebih bisa menikmatinya. Tentu hal ini dapat mengurangi potensi stres dan membuat diri lebih bahagia. 

Meningkatkan Relasi 

Kemampuan mengenali diri sendiri dengan baik, dapat meningkatkan kemampuan kita dalam mengenali orang lain dengan baik sehingga tentu hubungan kita dengan orang lain juga akan menjadi lebih baik. Dengan demikian, kita bisa menjalin sebuah hubungan dengan seseorang yang memiliki nilai yang sama dan membuat batasan emosional dengan orang yang ada di sekitar kita. 

Menjaga kesehatan 

Dengan kesadaran penuh dalam menjaga dan memahami diri, maka kita dapat lebih terampil dalam mengelola emosional, fisik, mental, dan juga spiritual. Dengan demikian, memiliki self awareness dapat berdampak baik bagi kesehatan diri.  

Bekerja dengan Lebih Efektif 

Memiliki kesadaran penuh dengan apa yang kita inginkan akan membantu dalam membuat keputusan yang lebih baik. Hal ini berlaku dalam memilih pekerjaan yang memiliki dampak yang besar dalam hidup. Dengan memiliki pekerjaan yang dipilih berdasarkan kesadaran ini, hal tersebut dapat memberikan rasa percaya diri dan melakukan pekerjaan dengan kejelasan dan niat 

Sebagai seorang mahasiswa, self-awareness adalah salah satu kemampuan yang penting dan sangat bermanfaat. Dengan adanya self-awareness yang tinggi, mahasiswa dapat dengan mudah menjalankan berbagai aktivitas dan tugas perkuliahan. Kita dapat mengetahui kelebihan dan kekurangan diri sendiri sehingga kita dapat melakukan evaluasi dan mengembangkan potensi diri kita. Self-awareness juga membantu kita dalam menghadapi tantangan dan mengatasi hambatan yang mungkin muncul dalam perjalanan perkuliahan kita. Dengan demikian, self-awareness atau kesadaran diri sangatlah penting bagi mahasiswa dalam menjalankan kehidupan perkuliahan sehari-hari. 

Cara Membangun Self Awareness 

Menurut Schafer (1996), terdapat lima elemen yang dapat membentuk self awareness pada diri seseorang,  

Perhatian  

Perhatian adalah sebuah proses pemusatan sumber daya mental terhadap hal-hal yang bersifat eksternal ataupun internal. Dengan self awareness, kita dapat mengarahkan perhatian pada yang esensial yang membutuhkan perhatian kita.  

Wakefulness atau Kesiagaan  

Kesadaran adalah keadaan kewaspadaan yang memiliki komponen arousal. Dalam hal ini, kesadaran adalah keadaan mental yang dimiliki seseorang sepanjang hidup mereka. Kesadaran ini terdiri dari berbagai tingkat dan juga akses yang berbeda. Kita dapat mengubah kondisi kesadaran diri kita sendiri dengan berbagai cara yang berbeda. 

Arsitektur  

Arsitektur berartiokasi fisik dari struktur fisiologis dan proses-proses yang mendukung kesadaran. Konsep arsitektur mengacu pada definisi bahwa kesadaran memiliki beberapa struktur fisiologis atau struktur arsitektur. Kesadaran dianggap terpusat di otak dan dapat diinterpretasikan melalui penelitian tentang hubungan neural kesadaran yang ada di otak dan dapat diidentifikasi melalui penelitian tentang hubungan neural kesadaran. 

Recall of Knowledge 

Recall of knowledge atau proses mengingat kembali pengetahuan untuk mengambil informasi tentang data pribadi yang terkait dengan lingkungan sekitar merupakan salah satu elemen yang dapat mendorong kemampuan self awareness yang kita miliki. 

Pengetahuan Diri  

Pemahaman mengenai diri sendiri atau jati diri seseorang adalah hal yang penting. Penting bagi kita untuk memahami bahwa kita adalah diri kita sendiri, bukan orang lain. 

Selain itu, secara praktis kita dapat membangun self awareness dengan beberapa hal di bawah ini: 

Membiasakan diri memiliki pola pikir yang sehat 

Mengadopsi pola pikir yang sehat dengan lebih sensitif terhadap tindakan yang dilakukan bukan hanya sekadar melakukannya akan membantu kita memahami situasi dan kondisi di sekitar kita dengan lebih baik. 

Mulai mempercayai kemampuan diri sendiri 

meyakini bahwa dengan meningkatkan kemampuan diri dapat membuat diri kita menjadi lebih berani dan mampu mengungkapkan keyakinan sebagai upaya untuk menunjukkan eksistensi. Dengan demikian, kita dapat membuat keputusan yang tetap meskipun berada dalam kondisi yang tidak pasti. 

Evaluasi diri sendiri 

Melakukan introspeksi akan membantu Anda mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan pribadi, sehingga Anda dapat memperbaiki diri dan memperbaiki hidup, serta meningkatkan potensi yang ada dalam diri Anda. 

Mengendalikan emosi 

Dengan adanya pengendalian emosi ini, Anda akan lebih mudah memahami makna dari emosi yang Anda rasakan. Anda juga akan mengetahui penyebab munculnya emosi tersebut, serta hubungan antara emosi yang sedang dirasakan dengan pemikiran yang ada, sehingga Anda dapat mengontrol pengaruh emosi terhadap kinerja atau semangat diri. 

Mengetahui banyaknya manfaat self awareness bagi diri kita, maka sudah saatnya kita memulai untuk membangun self awareness. Memiliki self awareness yang baik berarti membentuk diri menjadi jauh lebih baik bahkan dapat menjadi bekal untuk menghadapi perkuliahan dan dunia kerja. Untuk itu, yuk TelUtizen mulai bangun self awareness-mu sekarang! 

Penulis: Aqila Zahra Qonita | Editor: Daris Maulana | Foto: Public Relations  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *